Apakah Anda sedang mencari server berperforma tinggi dengan budget terbatas? VPS NAT MNET Hosting adalah pilihan yang sangat tepat bagi Anda. Dengan harga mulai dari Rp 20.000 saja, Anda sudah bisa memiliki server sendiri untuk berbagai kebutuhan development.
Oleh karena itu, pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan apa itu VPS NAT dan bagaimana cara mengaksesnya dengan mudah. Silakan ikuti panduan ini sampai selesai agar Anda tidak mengalami kendala saat melakukan remote server.
Apa Itu VPS NAT?
Sebelum masuk ke tutorial, Anda perlu memahami konsep dasarnya. VPS NAT (Network Address Translation) adalah layanan VPS yang menggunakan satu alamat IP publik secara bersama-sama. Meskipun berbagi IP, setiap pengguna mendapatkan jalur akses khusus melalui sistem Port Forwarding.
Selain harganya yang jauh lebih murah, VPS NAT tetap memberikan Anda Full Root Access. Artinya, Anda tetap memiliki kontrol penuh atas sistem server seperti pada VPS Dedicated IP pada umumnya.
Cara Remote & Akses VPS NAT MNET Hosting
Karena VPS NAT menggunakan sistem berbagi IP, maka Anda tidak bisa langsung melakukan SSH ke port standar (22). Anda harus membuat aturan port terlebih dahulu melalui Client Area. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda ikuti:
1. Login ke Panel Client Area
Langkah pertama, silakan buka Client Area MNET Hosting. Masukkan email dan password akun Anda, lalu masuk ke menu Services atau Layanan.
2. Masuk ke Menu Domain Forwarding
Setelah Anda berada di halaman detail produk VPS, perhatikan menu kontrol di sisi kanan. Kemudian, silakan klik pada menu Domain Forwarding. Bagian ini berfungsi untuk menjembatani IP Publik ke IP Privat server Anda.
3. Menambah Aturan Port (NAT Rule)
Selanjutnya, klik tombol “ADD” untuk membuat jalur akses baru. Pada jendela pop-up yang muncul, silakan isi data sesuai dengan kebutuhan Anda:
- Protocol: Pilih TCP.
- Source IP: Pilih IP Shared yang tertera (Contoh: 103.xxx.xxx.xx).
- Source Port: Masukkan angka bebas antara 5000 – 60000 (Misal: 55000).
- Destination IP: Masukkan IP Privat server Anda (Contoh: 10.26.xx.xx).
- Destination Port: Isi dengan angka 22 (Port standar SSH).
Setelah data terisi dengan benar, silakan klik Add untuk menyimpan pengaturan tersebut.
4. Melakukan Remote SSH
Sekarang, Anda sudah bisa melakukan remote server menggunakan aplikasi Terminal (Linux/Mac) atau Putty (Windows). Gunakan format perintah berikut ini:
Sebagai contoh, jika Anda menggunakan data dari langkah sebelumnya, maka perintahnya adalah:
ssh root@103.xxx.xxx.xx -p 55000
Kesimpulan
Jadi, menggunakan VPS NAT tidaklah sulit jika Anda sudah memahami cara setting port forwarding. Dengan biaya yang sangat terjangkau, Anda sudah bisa menjalankan berbagai aplikasi server dengan performa NVMe yang kencang.
Jika Anda menemui kesulitan dalam proses aktivasi atau akses, jangan ragu untuk menghubungi tim support MNET Hosting. Kami siap membantu Anda kapan saja untuk memastikan proyek Anda berjalan lancar.
